Contoh Surat Kuasa Gugatan Cerai Ke Pengadilan Agama Yang Baik Dan Benar

Suratmenyurat.xyz | Perceraian merupakan sebuah pertanda, bahwa pernikahan antara sepasang suami istri, yang dapat dilandasi oleh berbagai macam alasan. Sebuah Perceraian dapat dilandasi oleh faktor ekonomi, kecurangan atau perselingkuhan baik yang dilakukan oleh suami maupun istri, ataupun dilandasi oleh kekerasan di dalam rumah tangga.

Ketika sepasang suami istri, sudah bersepakat atau memutuskan untuk mengakhiri hubungan pernikahannya dengan cara bercerai, mereka dapat mengajukan kepada pemerintah untuk dipisahkan. Namun, selama proses perceraian yang dijalani, mereka harus memutuskan bagaimana cara membagi harta (Harta Gono-Gini) yang diperoleh selama pernikahan seperti halnya rumah, kendaraan, prabotan, dan lain sebagainya.

Selain itu, mereka juga harus memutuskan mengenai hak asuh anak, cara merawat anak-anak, serta kewajiban membiayai atau menafkahi anak-anaknya. Banyak negara termasuk Indonesia, yang menerapkan hukum dan aturan tentang perceraian, dimana pasangan yang memutuskan untuk bercerai dapat melayangkan gugatan ke Pengadilan.

Contoh Surat Kuasa Gugatan Cerai Ke Pengadilan Agama Yang Baik Dan Benar

Contoh Surat Kuasa Lainnya :

Syarat Gugatan Cerai (Cerai Gugat Dan Cerai Talak) :

Dalam melayangkan Gugatan Cerai ke Pengadilan, ada beberapa dokumen atau persyaratan yang harus dipersiapkan, sehingga gugatan Anda dapat diproses atau ditindaklanjuti. Adapun dokumen atau persyaratan yang dimaksud, di antaranya ialah :

  1. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Penggugat/Pemohon (bermaterai 6000, cap pos);
  2. Fotocopy buku Nikah/Duplikat (bermaterai 6000, cap pos);
  3. Buku nikah asli/Duplikat Asli;
  4. Surat Izin Perceraian dari atasan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS);
  5. Surat Keterangan tidak mampu yang dibuat oleh Kepala Desa setempat. (Jika Penggugat/Pemohon merupakan warga tidak mampu/miskin);
  6. Surat Gugatan/Permohonan pengajuan perceraian yang ditujukan kepada Kepala Pengadilan Agama (Cabang Kota);
  7. Membayar Panjar Biaya Perkara di Loket Kantor Pengadilan Agama (Cabang Kota).

Keterangan :

  • Cerai Gugat ialah Perceraian yang Diajukan/Didaftarkan oleh Istri;
  • Cerai Talak ialah Perceraian yang Diajukan/Didaftarkan oleh Suami.

Alasan Perceraian :

Pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan memberikan batasan-batasan alasan cerai yang diperbolehkan serta dapat diterima di Pengadilan, yang di antaranya ialah sebagai berikut :

  1. Salah satu pihak berbuat zina atau menjadi pemabok, pemadat, penjudi, dan lain sebagainya yang sukar disembuhkan;
  2. Salah satu pihak meninggalkan pihak lain selama 2 (dua) tahun berturut-turut tanpa izin pihak lain dan tanpa alasan yang sah atau karena hal lain diluar kemampuannya;
  3. Salah satu pihak mendapat hukuman penjara 5 (lima) tahun atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan berlangsung;
  4. Salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiayaan berat yang membahayakan pihak yang lain;
  5. Salah satu pihak mendapat cacat badan atau penyakit dengan akibat tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai suami atau istri;
  6. Antara suami dan istri terus-menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga.

Contoh Surat Kuasa Gugatan Cerai Ke Pengadilan Agama Yang Baik Dan Benar

Mengajukan gugatan perceraian ke pengadilan, sebenarnya cukup mudah untuk Anda lakukan sendiri, asalkan semua dokumen-dokumen persyaratan telah dipersiapkan dengan baik. Namun, terkadang kesibukan dalam keseharian yang kita jalani, menyebabkan kita tidak dapat melakukannya seorang diri. Sehingga, kita memerlukan bantuan pihak lain dalam hal ini jasa Advokat, untuk melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama.

Akan tetapi meski menggunakan jasa Advokat sekalipun, kita tidak bisa sembarangan dalam melayangkan sebuah gugatan cerai ke Pengadilan Agama, dengan cara diwakilkan atau memberikan kuasa kepada pihak lain. Oleh sebab itulah, tatkala Anda akan melayangkan gugatan perceraian ke Pengadilan Agama dengan jasa Advokat, selain Anda harus mempersiapkan dokumen-dokumen yang dipersyaratkan, Anda juga perlu membuat sebuah Surat Kuasa.

Dan Surat Kuasa yang dimaksud di sini ialah Surat Kuasa Gugatan Cerai. Seperti halnya membuat serta menyusun Surat Kuasa pada umumnya, membuat Surat Kuasa Gugatan Cerai sangatlah mudah namun tetap tidak boleh dilakukan secara sembarangan, agar tidak ada hambatan yang muncul dalam proses pengajuan tersebut.

Untuk itu, dalam penyusunan dan pembuatan Surat Kuasa Gugatan Cerai, Anda memerlukan contoh format penulisan Surat Kuasa yang tepat, untuk Anda gunakan sebagai acuan pembuatan Surat Kuasa Gugatan Cerai yang baik. Nah, bagi Anda yang sedang mencari contoh Surat Kuasa Gugatan Cerai dengan format penulisan yang baik dan benar, silahkan mendownload file contohnya melalui link yang telah kami sediakan di bawah ini :

Contoh Surat Kuasa Gugatan Cerai Ke Pengadilan Agama :

File Preview :

Download File Disini :

Download File Surat Kuasa Gugatan Cerai.docx
(Google Drive)(Mediafire)

Catatan : Anda tinggal mengubah informasi-informasi penting di dalam Surat Kuasa tersebut.

Semoga contoh Surat Kuasa Gugatan Cerai ke Pengadilan Agama, yang kami bagikan pada ulasan kali ini dapat berguna bagi Anda, untuk meminta orang atau pihak lain (dalam hal ini jasa Advokat) dalam melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan. Sehingga, dengan adanya Surat Kuasa tersebut pihak Advokat yang Anda beri wewenang, dapat melaksanakan tugasnya tanpa hambatan.

Contoh Surat Kuasa Gugatan Cerai Ke Pengadilan Agama Yang Baik Dan Benar | Regina Amanda | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *