Contoh Surat Niaga (Surat Pesanan) Untuk Pemesanan Produk Yang Baik

Suratmenyurat.xyz | Surat merupakan sebuah sarana komunikasi, untuk menyampaikan informasi secara tertulis, dari satu pihak kepada pihak lainnya. Sebelum teknologi terutama di bidang komunikasi mengalami perkembangan, surat pernah menjadi salah satu media andalan untuk mengirimkan informasi, dari suatu tempat ke tempat lain yang jaraknya berjauhan.

Kini perkembangan teknologi di bidang komunikasi, mengalami perkembangan yang begitu pesat. Sehingga komunikasi dapat berlangsung secara cepat, meski kedua pihak berada di tempat yang berbeda dan jauh jaraknya, penggunaan surat sebagai media komunikasi pun mulai meredup. Namun dibeberapa sendi kehidupan, penggunaan surat masih sangat diperlukan, seperti halnya ketika melamar pekerjaan, dalam bidang keniagaan, dan lain sebagainya.

Apabila ditinjau dari segi bentuk, isi, dan bahasanya, secara umum surat dapat digolongkan menjadi tiga bentuk, yakni surat pribadi, surat dinas, dan surat niaga. Sedangkan apabila ditinjau berdasarkan fungsi pemakaiannya, surat dapat dibagi menjadi tiga bentuk pula, yakni surat pribadi, surat resmi, dan surat dinas.

Sebagaimana dikatakan di atas, bahwa salah satu jenis surat ialah Surat Niaga. Surat Niaga ialah surat yang dibuat atau dikeluarkan, untuk kepentingan perdagangan, niaga, atau urusan bisnis. Surat ini, dikeluarkan oleh perusahaan atau badan usaha, dalam kapasitas menjalankan usahanya. Surat ini merupakan jenis resmi, yang pada umumnya berisi tentang penawaran, jual-beli barang atau jasa.

Surat Niaga bisa juga diartikan sebagai surat, yang dibuat seseorang atau oleh badan usaha, untuk mencari keuntungan. Sifat surat ini bisa intern ataupun ekstern. Secara intern, surat ini dapat dipakai untuk hubungan antar perusahaan itu sendiri, baik dari tingkat pusat hingga cabangnya. Dan secara ekstern, surat ini dapat digunakan untuk berhubungan, dengan perusahaan atau badan usaha lain. Pada umumnya surat niaga bisa disebut juga dengan surat dagang atau surat bisnis.

Contoh Surat Niaga (Surat Pesanan) Untuk Pemesanan Produk Yang Baik

Contoh Surat Niaga Lainnya :

Fungsi Surat Niaga :

Ada beberapa fungsi dari Surat Niaga, yang diantaranya ialah sebagai berikut :

  1. Menjadi sebuah wujud nyata atau bukti jika terjadi perjanjian.
  2. Menjadi alat pengingat yang dapat diarsipkan dan bisa dilihat setiap dibutuhkan.
  3. Menjadi wakil penulis untuk dapat bertatap dengan lawan bicaranya.
  4. Menjadi panduan ketika dalam menjalankan tugas.
  5. Menjadi alat untuk promosi.
  6. Menjadi suatu bahan atau alat dalam mengambil keputusan.
  7. Menjadi bukti sejarah karena kebanyakan informasi sejarah ditulis juga dalam bentuk surat.

 

Jenis-Jenis Surat Niaga :

Jenis surat niaga tergantung dari isi surat tersebut, antara lain :

 Surat Perkenalan

Surat yang dikirimkan oleh penjual kepada calon pembeli untuk memperkenalkan diri atau produk (barang atau jasa) yang dijualnya.  Selin itu surat ini juga berisi promosi.

 Surat Permintaan Penawaran

Surat dari calon pembeli kepada penjual yang isinya meminta penjual mengirimkan surat penawaran tentang suatu produk. Surat ini dapat dibuat karena calon pembeli tertarik dengan surat perkenalan/iklan/promosi, atau dapat juga dibuat atas inisiatifnya sendiri.

 Surat Penawaran

Surat dari penjual kepada calon pembeli yang bertujuan menawarkan produk.  Isi pokok surat ini adalah menyampaikan informasi tentang produk yang dijual, baik berupa harga, kualifikasi, cara pembayaran dan lain-lain.

 Surat Pesanan

Surat Pesanan adalah surat yang dibuat oleh pembeli kepada penjual yang isinya meminta atau memesan produk yang akan dibeli. Surat ini dapat dibuat karena adanya iklan atau penawaran yang masuk atau karena kebutuhan.

 Surat Pemberitahuan Pengiriman Barang

Surat ini dibuat oleh penjual sebagai jawaban atas pesanan atau permintaan pembeli, berisi tentang pemberitahuan bahwa pesanan disetujui dan siap dikirim. Disamping berguna agar pembeli tahu, juga agar pembeli dapat mempersiapkan diri dalam menerima barang tersebut. Surat seperti ini biasanya hanya dibuat dalam pengiriman barang partai besar dan jauh.

 Surat Pengaduan

Surat ini dibuat oleh pembeli karena adanya masalah yang terjadi dengan produk yang diterimanya. Masalah tersebut timbul karena adanya ketidak sesuaian antara pesanan dengan barang yang diterimanya, misalkan barang rusak, jumlah atau kualitas yang tidak sesuai dan lain sebagainya.

Isi surat pengaduan memuat beberapa hal, yang diantaranya ialah :

  1. Pernyataan tentang telah sampainya barang yang dipesan.
  2. Pernyataan maaf atas adanya ketidak sesuaian.
  3. Usulkan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
  4. Bila dipandang perlu nyatakan belum dapat memenuhi kewajiban sesuai pesanan, sebelum masalah diselesaikan.

 

 Surat Jawaban Pengaduan

Bila penjual menerima surat pengaduan harus secepatnya ditindaklanjuti dengan menjawab surat tersebut. Isi surat ini antara lain :

  1. Ucapkan terima kasih atas surat pengaduan yang telah diterimanya.
  2. Sampaikan penyesalan atas masalah yang terjadi dan berikan alasannya.
  3. Berikan keputusan dalam memecahkan masalah tersebut.
  4. Bila masalah terjadi diluar tanggung jawab penjual, berikan saran agar pembeli dapat mengurusnya dan siap memberikan bantuan bila diperlukan.
  5. Yakinkan pembeli bahwa masalah tersebut tidak akan terjadi lagi di waktu mendatang.

 

 Surat Pengiriman Pembayaran

Setelah pembeli menerima kiriman produk seperti yang dipesannya dan tidak ada masalah dengan produk tersebut, maka dia wajib melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

Yang perlu dicantumkan dalam surat ini, diantaranya ialah :

  1. Hubungkan dengan surat pesanan dan pemberitahuan pengiriman barang. Bila sebelum pengiriman pembayaran, pembeli mengajukan pengaduan maka hubungakan juga surat jawaban pengaduan bila ada.
  2. Sebutkan jumlah uang yang sudah dibayarkan.
  3. Jelaskan cara pembayaran.
  4. Lampirkan bukti pembayaran.
  5. Jika Tidak Bisa Membayar Secara Penuh Jelaskan Alasannya.

 

 Surat Penagihan

Surat penagihan dibuat oleh penjual kepada pembeli karena pembeli sampai batas waktu yang telah disepakati sebelumnya belum juga membayar/melunasi kewajibannya atau dengan kata lain pembeli masih berutang kepada penjual.

Hal-hal yang perlu dicantumkan dalam surat ini adalah :

  1. Sampaikan bukti bahwa pembeli belum membayar/melunasi utangnya.
  2. Hubungkan dengan surat pesanan atau pengiriman barang dan faktur.
  3. Ingatkan bahwa tanggal jatuh tempo sudah lewat.
  4. Sebutkan jumlah utang yang belum dibayar.
  5. Akhiri surat dengan penuh harapan agar pembeli segera membayarnya dalam batas waktu.

Bila lewat 2 minggu setelah batas waktu yang diberikan belum juga dibayar, maka penjual dapat membuat surat penagihan kedua. Dan bila penagihan kedua juga tidak mendapat reaksi pembeli, maka dapat dilayangkan surat penagihan ketiga. Bila penagihan ketiga juga tidak mendapatkan tanggapan, maka penjual dapat melayangkan penagihan keempat yang isinya disertai ancaman bahwa bila sampai batas waktu tertentu tidak juga diselesaikan, permasalahan ini akan dibawa ke pengadilan.

 Surat Penangguhan PembayaranSurat ini dibuat oleh pembeli bisa karena inisiatifnya sendiri, atau karena adanya surat penagihan dari penjual. Isinya menyatakan :

  1. Pernyataan/hubungkan bahwa pembeli telah menerima kiriman barang atau telah menerima surat penagihan.
  2. Nyatakan penyesalan karena adanya masalah sehingga belum dapat memenuhi kewajibannya sesuai dengan kesepakatan. Jelaskan masalah tersebut.
  3. Mohonkan penjadwalan ulang dan cara pembayarannya.
  4. Berjanji untuk segera melunasinya.

 

 Surat Jawaban Penangguhan Pembayaran

Surat ini hanya dibuat oleh penjual apabila pembeli mengirimkan surat penangguhan pembayaran. Isi suratnya adalah :

  1. Sampaikan bahwa surat permohonan penangguhan telah diterima.
  2. Bila penjual dapat memahami permasalahan yang dihadapi oleh pembelim nyatakan persetujuannya dan selanjutnya buat keputusan tentang cara pembayarannya.
  3. Namun bila penjual tidak dapat menyetujuinya, nyatakan dengan jelas alasannya.

 

Contoh Surat Niaga (Surat Pesanan) Untuk Pemesanan Produk Yang Baik

Salah satu jenis Surat Niaga yang telah kita jelaskan di atas, ialah Surat Pesanan yang isinya meminta atau memesan produk kepada pihak penjual, dengan tujuan agar penjual mau mengirimkan produknya. Nah, bagi Anda yang sedang mencari contoh pembuatan Surat Pesanan, silahkan Anda mendownload file contohnya melalui link yang telah kami sediakan di bawah ini :

Contoh Surat Niaga (Surat Pesanan) Yang Baik :

File Preview :

Download File Disini :

Download File Surat Niaga Jenis Peesanan.docx
(Google Drive)(Mediafire)

Catatan : Anda tinggal mengubah informasi-informasi penting di dalam Surat Niaga tersebut.

Semoga contoh-contoh Surat Niaga Jenis Pesanan, yang kami bagikan pada ulasan kali ini dapat bermanfaat bagi Anda yang sedang mencoba memesan produk dalam jumlah banyak dan jarak yang jauh, agar sang penjual mau mengirimkan produknya. Sehingga memudahkan Anda dalam proses pembelian produk. Akhir kata dari kami “Terus Semangat Dan Terus Berjuang”.

Penelusuran Terkait : Contoh Surat Pesanan Barang Block Style, Contoh Surat Pesanan Semi Block Style, Contoh Surat Pemesanan Barang, Contoh Surat Pesanan Barang Pemerintah, Contoh Surat Pemesanan Makanan, Contoh Surat Pesanan Barang Block Style, Contoh Surat Pemesanan Barang Elektronik, Contoh Surat Pemesanan Kue, Contoh Surat Pesanan Semi Block Style, Contoh Surat Order Pembelian

Contoh Surat Niaga (Surat Pesanan) Untuk Pemesanan Produk Yang Baik | Regina Amanda | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *